Bahagia Berbudaya, Cara Jambi Menghidupkan Aset Budaya di Ruang Publik

Sumber Poto : humaskotajambi

DRADIO.ID – Kota Jambi kini sedang membuat program “Bahagia berbudaya” dengan capaian event  budaya, yang mengharuskan aset budaya Jambi tidak hanya disimpan di museum saja, melainkan menjadi daya tarik wisata yang membuat orang dari luar daerah ingin datang melihat Jambi.

Ibu Marianiarti selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi  mengatakan tahun 2025 kemarin targetnya hanya 20 kegiatan, namun terealisasikan lebih dari apa yang diperkirakan. Kegiatan yang dilakukan tanpa pungutan biaya, kemudian ada yang berkolaborasi dengan beberapa komnitas terkenal di Jambi, bahkan komunitas seni hingga pedagang kaki lima pun terlibat.

Kabar baiknya, tahun 2026 ini akan semakin banyak agenda. Hampir tiap bulan akan diadakan acara kebudayaan dan berkolaborasi dengan destinasi wisata yang ada di Jambi. Tetapi, disayangkan untuk kesadaran masyarakat soal budaya masih rendah, ucap Bu Marianianti. Berangkat dari hal tersebut, pemerintah mengupayakan fasilitas dan beragam usaha menarik lainnya dengan tujuan budaya Jambi makin dikenal dan menjadi identitas jelas Jambi.

Ekonomi kreatif juga masuk dalam radar program ini. Desainer lokal, musisi indie, seniman jalanan, konten kreator yang kontennya seputar Jambi, semua punya tempat. Pemerintah mendorong dan memfasilitasi, sisanya tergantung kreativitas masyarakat.(WA)