Simpang BI Lumpuh Total, Aliansi Masyarakat Bersatu Blokade Jalan Hingga Malam

DRADIO.ID – Jambi , Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Masyarakat Bersatu pada Jumat (29/08/2025) membuat Jalan Simpang BI lumpuh total. Hingga pukul 22.07 WIB, akses lalu lintas di kawasan tersebut masih tidak bisa dilalui akibat blokade massa yang bertahan di lokasi.

Massa aksi mulai memadati kawasan Simpang BI sejak sore hari. Dengan membawa berbagai atribut, mereka menutup penuh jalur utama dan mengubah jalan vital itu menjadi pusat konsentrasi aksi.

Penutupan jalan dilakukan dengan cara membentangkan spanduk dan barikade massa di tengah ruas jalan. Kondisi ini langsung mengakibatkan antrean kendaraan dari berbagai arah menumpuk di sekitar kawasan tersebut.

Arus kendaraan dari arah Telanaipura, Sipin, dan Kota Baru terpaksa dialihkan menuju jalur alternatif. Kemacetan panjang terlihat di sejumlah titik, terutama di Jalan Pattimura dan jalur Lingkar Selatan yang menjadi tumpuan pengalihan lalu lintas.

Seiring berjalannya waktu, jumlah massa semakin padat. Mereka memenuhi seluruh badan jalan, membuat setiap upaya kendaraan untuk melintas sama sekali tidak memungkinkan.

Menjelang malam, situasi di sekitar Simpang BI kian ramai. Massa menyalakan api dari ban bekas dan membawa obor untuk mempertegas keberadaan aksi mereka di tengah jalan.

Asap pekat terlihat mengepul dari lokasi, menambah kesan tegang di sekitar area yang sebelumnya dikenal sebagai jalur lalu lintas terpadat di Kota Jambi. Lampu kendaraan yang terjebak di jalur alternatif semakin menambah suasana semrawut.

Pusat kota praktis mengalami kelumpuhan lalu lintas. Banyak pengendara harus memutar jauh untuk mencari jalur lain, sementara sebagian memilih menghentikan perjalanan karena tidak ada kepastian kapan jalur utama kembali dibuka.

Hingga pukul 22.07 WIB, massa aksi tetap bertahan di lokasi. Tidak ada tanda-tanda pembubaran, bahkan konsentrasi massa terlihat semakin solid meski malam sudah larut.

Kawasan sekitar Simpang BI pun berubah fungsi total. Ruas jalan yang biasanya dipadati kendaraan kini dikuasai sepenuhnya oleh demonstran dengan bendera dan atribut aksi mereka.

Aktivitas warga sekitar ikut terdampak. Beberapa toko dan warung di dekat lokasi memilih menutup lebih awal karena situasi yang tidak menentu. Lingkungan sekitar tampak lebih sepi dari biasanya, meski riuh aksi terus bergema.

Hingga berita ini diturunkan, jalan Simpang BI masih tertutup total oleh massa Aliansi Masyarakat Bersatu. Belum ada kepastian kapan blokade ini akan berakhir, sementara arus kendaraan masih sepenuhnya dialihkan ke jalur alternatif.(ADR)