Tanpa HP 3 Tahun, Cucu Petinggi Samsung Tembus Kampus Top Korea

Cucu Petinggi Samsung Masuk Universitas Ternama setelah Puasa Hp 3 Tahun

DRADIO.ID – Seorang pelajar asal Korea Selatan, Lim Dong-hyun, menjadi sorotan setelah berhasil diterima di universitas bergengsi tanpa menggunakan ponsel selama tiga tahun. Ia merupakan cucu dari mendiang Lee Kun-hee Yang Merupakan Petinggi Dari Samsung.

Kisahnya menarik perhatian publik karena keputusan ekstremnya untuk “berpuasa” dari smartphone demi fokus pada pendidikan. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari persiapannya menghadapi ujian masuk perguruan tinggi di Korea Selatan.

Mengacu pada laporan The Korean Times, Lim Dong-hyun menghentikan penggunaan ponsel selama masa persiapan menghadapi Korean College Scholastic Ability Test (CSAT). Ia menilai distraksi digital menjadi salah satu penghambat utama konsentrasi belajar.

Tanpa gangguan teknologi, ia mampu mengatur waktu belajar secara lebih disiplin. Hasilnya, ia berhasil diterima di Seoul National University (SNU), yang dikenal sebagai kampus terbaik di negara tersebut.

Pengalaman tersebut kemudian dibagikan Lim Dong-hyun saat menjadi pembicara tamu di sebuah lembaga bimbingan belajar di kawasan Daechi-dong, Seoul. Dalam kesempatan itu, ia juga membagikan strategi belajar yang ia terapkan.

Untuk mata pelajaran bahasa Korea, ia menekankan pentingnya membaca dengan cermat dan berlatih secara konsisten menggunakan soal-soal ujian tahun sebelumnya. Menurutnya, pengulangan menjadi kunci memahami pola soal.

Ia juga mengingatkan siswa agar tidak sembarangan mengikuti terlalu banyak ujian simulasi, terutama jika kualitas soal yang digunakan kurang baik. Hal ini dapat berdampak pada pola berpikir peserta didik.

Menurut Lim, paparan terhadap soal yang tidak berkualitas justru berpotensi membentuk logika yang keliru. Akibatnya, siswa bisa mengalami kesalahan dalam menarik kesimpulan saat menghadapi ujian sesungguhnya.

Dalam bidang matematika, ia menekankan pentingnya latihan soal berbasis penalaran analitis. Dengan banyak berlatih, siswa dapat membangun intuisi yang kuat dalam menyelesaikan persoalan.

Ia juga menyarankan agar siswa memanfaatkan ujian simulasi resmi yang diselenggarakan pemerintah sebagai tolok ukur kemampuan. Dari sana, siswa dapat menemukan metode penyelesaian yang paling sesuai dengan dirinya.

Selain strategi akademik, Lim Dong-hyun menyoroti pentingnya pengendalian diri, khususnya dalam membatasi penggunaan ponsel dan permainan video. Meski tidak mudah, ia meyakini langkah tersebut sangat efektif meningkatkan fokus belajar.

Setelah menjalani proses tersebut, ia akhirnya lulus CSAT dan diterima di jurusan Ekonomi SNU pada Desember 2025. Keberhasilannya menjadi bukti bahwa disiplin, fokus, dan pengendalian diri merupakan kunci utama dalam meraih prestasi akademik.(ADR)