DRADIO.ID – Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kawasan kota tua sebagai pusat aktivitas ekonomi dan budaya. Upaya ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Jambi, dr. H. Maulana, MKM, dalam Grand Opening Wisata Kuliner Kota Tua. (03/04/2026)
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi menegaskan pentingnya peningkatan kualitas kawasan kota tua agar menjadi daya tarik masyarakat. Menurutnya, penataan kawasan tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga pada penguatan fungsi sosial dan ekonomi. “Kami ingin kawasan kota tua ini menjadi lebih hidup, tertata, dan memiliki nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya
Ia juga mengajak seluruh elemen pemerintahan, khususnya para camat, untuk turut berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut. Keterlibatan aktif dari perangkat wilayah dinilai sangat penting dalam memastikan program berjalan merata hingga ke tingkat bawah. “Saya mengajak seluruh camat untuk bersama-sama mengambil bagian dalam membangun dan menghidupkan kawasan ini,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Kota Jambi juga berupaya menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di kawasan pasar yang selama ini mengalami penurunan. Revitalisasi pasar diharapkan mampu menarik minat masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan para pedagang.
Dalam upaya mendukung hal tersebut, aspek keamanan kawasan juga menjadi perhatian serius pemerintah. Penguatan kamtibmas dilakukan agar masyarakat merasa nyaman saat beraktivitas di kawasan kota tua maupun pasar. “Kami akan meningkatkan keamanan kawasan melalui penguatan kamtibmas agar masyarakat merasa nyaman,” ungkapnya
Di era digital saat ini, pemerintah juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana sosialisasi program kepada masyarakat luas. Langkah ini dinilai efektif untuk menjangkau generasi muda serta meningkatkan partisipasi publik dalam mendukung program pemerintah.
Selain itu, sektor pendidikan turut dilibatkan dalam upaya menghidupkan kawasan kota tua. Dinas Pendidikan diminta untuk menyiapkan anak-anak berbakat yang dapat tampil dalam berbagai kegiatan di kawasan pasar, sehingga mampu menarik perhatian masyarakat.
Keterlibatan generasi muda diharapkan dapat memberikan nuansa baru serta menciptakan ruang kreativitas yang positif. Hal ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengembangkan potensi lokal yang ada di Kota Jambi.
Secara keseluruhan, langkah-langkah yang dilakukan pemerintah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun kota yang lebih tertata, aman, dan produktif. Kolaborasi antar pihak menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut.
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kota Jambi optimistis kawasan kota tua dapat kembali hidup dan menjadi pusat ekonomi serta budaya yang membanggakan. “Kami yakin dengan kerja sama semua pihak, kawasan ini akan bangkit dan berkembang,” tutupnya.(LEF)












