Gubernur Jambi Tekankan Peningkatan SDM dan Digitalisasi Pendidikan dalam Rapat Paripurna DPRD

Gubernur Jambi dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi yang membahas tanggapan eksekutif terhadap pandangan umum fraksi-fraksi terkait LKPJ Tahun Anggaran 2025.(08/04/2026)

DRADIO.ID – Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan dan kesehatan. Hal tersebut disampaikan Oleh Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. Gubernur Jambi dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi yang membahas tanggapan eksekutif terhadap pandangan umum fraksi-fraksi terkait LKPJ Tahun Anggaran 2025.(08/04/2026)

Dalam forum tersebut, Gubernur jambi menanggapi masukan dari fraksi, khususnya terkait efektivitas pendidikan dan pengembangan SDM. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan secara menyeluruh.

“Dinas pendidikan terus berupaya meningkatkan SDM di sekolah, baik guru, tenaga pendidik maupun tenaga administrasi melalui berbagai program dan kolaborasi,” ujar Al Haris.

Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai lembaga terkait, seperti balai pendidikan, balai guru dan tenaga kependidikan, serta kantor wilayah pendidikan agama guna memperkuat kualitas pendidikan di daerah.

Selain peningkatan SDM, pemerintah juga fokus pada pemerataan fasilitas pendidikan. Melalui program tahun 2025, pemerintah melaksanakan digitalisasi pendidikan di berbagai satuan pendidikan.

Program tersebut mencakup puluhan sekolah dari jenjang SMA, SMK, hingga SLB, sebagai langkah strategis dalam menghadapi perkembangan teknologi dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Di sektor kesehatan, Gubernur jambi menjelaskan bahwa pemerintah daerah juga memiliki strategi untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Hal ini dilakukan melalui pemenuhan fasilitas puskesmas di setiap kecamatan serta penguatan rumah sakit umum daerah.

Selain itu, pemerintah juga memastikan ketersediaan tenaga medis di setiap fasilitas kesehatan, termasuk melalui program kerja sama dengan Kementerian Kesehatan seperti Nusantara Sehat.

Gubernur jambi turut menyoroti program pendidikan dokter spesialis yang bekerja sama dengan Universitas Jambi. Dalam program tersebut, mahasiswa akan menjalani praktik di RSUD Raden Mattaher Jambi dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat.

Untuk tahap awal, program ini akan menerima tiga peserta per spesialis pada semester pertama, dengan target peningkatan jumlah peserta di tahap berikutnya.

Gubernur jambi berharap program tersebut dapat memprioritaskan putra-putri daerah agar setelah lulus dapat mengabdi di daerah sendiri. “Kami minta agar putra-putri Jambi diutamakan, sehingga setelah menjadi dokter spesialis dapat kembali dan mengabdi di daerah,” ujarnya.

Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi optimistis dapat meningkatkan kualitas SDM secara berkelanjutan, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan di seluruh wilayah provinsi.(LEF)