Berita  

Merah Putih Berkibar Megah di PKKMB UNJA 2025, Mapala SIGINJAI Ajak Mahasiswa Bergabung Menjaga Alam

DRADIO.ID – Jambi , 12 Agustus 2025 Suasana hari ke dua Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Jambi (UNJA) 2025 semakin semarak ketika Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) SIGINJAI UNJA mengibarkan bendera Merah Putih berukuran besar. Dengan semangat kemerdekaan yang menggelora, bendera itu berkibar megah di tengah lapangan, menjadi simbol nasionalisme dan persatuan seluruh civitas akademika.

Pengibaran bendera Merah Putih yang dilakukan oleh anggota Mapala SIGINJAI ini dilaksanakan dalam Pengenalan Organisasi Kampus. Aksi ini juga menjadi penegasan bahwa semangat merdeka tidak hanya dimaknai dalam kata, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang penuh makna.

Putri Theressa, Ketua Mapala SIGINJAI UNJA, mengatakan bahwa penampilan ini adalah bentuk kontribusi mereka dalam memeriahkan PKKMB sekaligus memperkenalkan organisasi kepada mahasiswa baru. “Kami ingin mahasiswa baru melihat bahwa Mapala SIGINJAI bukan hanya berkegiatan di alam, tetapi juga menjunjung tinggi nilai persatuan dan kebangsaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Putri juga mengumumkan bahwa Mapala SIGINJAI UNJA membuka pintu lebar-lebar bagi seluruh mahasiswa UNJA untuk bergabung, tanpa batasan semester. Menurutnya, setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, belajar, dan berkontribusi di organisasi ini.

“Siapapun yang punya semangat melestarikan lingkungan dan mencintai kegiatan alam bebas, kami ajak untuk bergabung. Tidak ada batasan semester, yang penting niat dan komitmen,” tegas Putri.

Mapala SIGINJAI UNJA, yang berdiri sejak 6 November 1991, merupakan satu-satunya organisasi pecinta alam di Universitas Jambi. Selama lebih dari tiga dekade, organisasi ini telah menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan, membangun solidaritas, dan mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan.

Organisasi ini memiliki lima divisi utama, yakni Gunung Hutan, Arung Jeram, Caving, Lingkungan Hidup, dan Rock Climbing. Masing-masing divisi memberikan kesempatan bagi anggotanya untuk mengeksplorasi keterampilan dan pengalaman unik di alam bebas.

Divisi Gunung Hutan memfokuskan kegiatan pada pendakian dan penjelajahan hutan, sekaligus penelitian ekosistem. Divisi Arung Jeram menghadirkan tantangan adrenalin di sungai-sungai Jambi yang mempesona. Sementara Divisi Caving mengeksplorasi gua-gua yang menyimpan keindahan bawah tanah.

Divisi Lingkungan Hidup bergerak aktif dalam kampanye dan aksi nyata pelestarian alam, seperti penanaman pohon, pembersihan kawasan wisata, hingga edukasi lingkungan. Sedangkan Divisi Rock Climbing menantang fisik dan mental para anggotanya melalui panjat tebing di alam terbuka maupun dinding buatan.

Menurut Putri, setiap divisi bukan hanya sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sarana membentuk karakter, mengasah kepemimpinan, dan menumbuhkan jiwa sosial. “Kami ingin anggota Mapala SIGINJAI tidak hanya tangguh di alam, tapi juga peka terhadap lingkungan sekitar,” jelasnya.

Kehadiran Mapala SIGINJAI di PKKMB 2025 diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa baru untuk berani mencoba hal baru dan keluar dari zona nyaman. Melalui kegiatan alam bebas, anggota dapat menemukan jati diri sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan semangat Merah Putih yang berkibar tinggi di langit UNJA, Mapala SIGINJAI membuktikan bahwa cinta tanah air dan cinta lingkungan dapat berjalan beriringan. Ajakannya untuk bergabung menjadi pintu bagi mahasiswa untuk menorehkan cerita dan prestasi, baik di dalam kampus maupun di alam bebas.(ADR)