Posyandu Era Baru di Kota Jambi Terapkan Enam SPM Melalui Kolaborasi Lintas Sektor

DRADIO.ID – Jambi , Pemerintah Kota Jambi mendorong Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk menerapkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara kolaboratif dengan berbagai pihak guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Tim Pembinaan Posyandu Kota Jambi, Dr. Nadiyah, Sp.OG, mengatakan bahwa penerapan enam SPM merupakan upaya mewujudkan pelayanan dasar yang lebih optimal dan menyeluruh bagi masyarakat di tingkat kelurahan dan RT.

Menurut Nadiyah, Posyandu kini tidak hanya berfokus pada bidang kesehatan semata, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam implementasi enam bidang pelayanan publik.

“Sejak Adanya Peraturan Mentri Nomor 13 Tahun 2024 Posyandu Telah Mengalami Transformasi Baik Dari Segi Kelembagaan, Pembinaan Dan Pelayanan” Ujar Nadiyah Dalama Vidio Yang di Posting Di Instagram @tppposyandu_kotajambi

Enam SPM yang dimaksud mencakup sektor pendidikan, kesehatan, perumahan rakyat, pekerjaan umum, ketenteraman dan ketertiban umum, serta bidang sosial.

Pemerintah Kota Jambi menilai, keberadaan Posyandu menjadi strategis karena berada paling dekat dengan masyarakat, sehingga mampu mendeteksi dan menangani berbagai permasalahan sosial secara cepat dan terarah.

Apabila Posyandu menemukan masalah di masyarakat, penyelesaiannya harus dilakukan secara kolaboratif dan komprehensif dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta tokoh masyarakat setempat.

“Masalah sosial di lapangan sering kali saling berkaitan. Misalnya, penanganan stunting tidak hanya soal gizi, tetapi juga memerlukan edukasi parenting dari Dinas Pendidikan,” ujar Nadiyah.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci untuk memperkokoh peran Posyandu sebagai pusat pelayanan terpadu masyarakat.

Dengan penerapan enam SPM tersebut, diharapkan masyarakat memperoleh kemudahan akses terhadap berbagai layanan dasar secara lebih efektif dan efisien.

Pemerintah Kota Jambi juga akan memperkuat peran Tim Pembina Posyandu dalam hal koordinasi, pendampingan, dan pelatihan agar para kader Posyandu dapat memahami tugas lintas bidang yang kini diemban.

“Kalau dulu Posyandu hanya berfokus pada kesehatan, sekarang merambah ke bidang sosial, pendidikan, dan lainnya. Inilah wajah baru Posyandu yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tutup Nadiyah.(ADR)