DRADIO.ID– Gubernur Provinsi Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membuka peluang investasi seluas-luasnya bagi investor, baik dari dalam maupun luar negeri, dengan tetap mengedepankan aturan yang berlaku.(08/04/2026)
Ia menjelaskan, pemerintah provinsi menyambut baik setiap investor yang ingin menanamkan modal di Jambi, termasuk yang baru-baru ini dilaporkan berminat berinvestasi di wilayah Tanjung Jabung Timur.
Menurutnya, setiap investor yang masuk diwajibkan melalui prosedur resmi, seperti menyampaikan surat permohonan dan melakukan pemaparan rencana investasi (expose) di hadapan pemerintah daerah.
“Prinsipnya kita sangat mendukung investasi, sepanjang sesuai dengan potensi dan bahan baku yang ada di Jambi,” ujar Al Haris.
Ia menegaskan, pemerintah akan memberikan kemudahan dan ruang bagi investor, namun tetap harus mematuhi seluruh ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, Al Haris juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba mempersulit proses investasi, termasuk dengan meminta imbalan di luar ketentuan.
“Saya tekankan, jangan ada yang bermain atau mempersulit investor. Kita harus memberikan pelayanan yang baik,” tegasnya.
ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat investor dari luar negeri, termasuk dari Dubai, yang berminat menanamkan modal di sektor pelabuhan di Provinsi Jambi.
Menurutnya, kehadiran investor tersebut menjadi peluang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja baru.
Di sisi lain, Al Haris juga menyoroti terkait Participating Interest (PI) dalam pengelolaan sumber daya, khususnya pada kontrak kerja sama yang melibatkan perusahaan seperti PetroChina.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah berharap besaran PI untuk Jambi dapat tetap berada di angka 10 persen, sesuai dengan harapan awal dalam kontrak kerja sama.
“Kita berharap PI ini tetap 10 persen. Saat ini kita bersama tim dan BUMD terus melakukan negosiasi,” jelasnya.
Gubernur menambahkan, upaya tersebut dilakukan agar daerah tetap mendapatkan manfaat maksimal dari pengelolaan sumber daya alam yang ada.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan perusahaan terkait.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi berharap dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.(LEF)












