News & Music

Imron Rosyadi Ajak Warga Hadiri Festival Batanghari 2025, Ini Rangkaian Acaranya

DRADIO.ID – Jambi , 03 Agustus 2025 Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, Imron Rosyadi, mengajak seluruh masyarakat untuk turut memeriahkan Festival Batanghari 2025 yang resmi digelar mulai 2 hingga 9 Agustus di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Pinang Masak, Kota Jambi.

Festival ini menjadi salah satu agenda budaya tahunan yang paling ditunggu, sekaligus wadah untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya masyarakat Jambi. Imron menyebutkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga upaya konkret melestarikan warisan budaya dan mendorong pertumbuhan pariwisata daerah.

“Festival Batanghari adalah etalase budaya Jambi. Kami mengundang seluruh masyarakat, pelajar, mahasiswa, dan wisatawan untuk datang, merasakan semaraknya dan mengenal lebih dalam budaya kita,” ujar Imron Rosyadi.

Selama delapan hari penyelenggaraan, pengunjung akan disuguhi beragam acara menarik, mulai dari pertunjukan seni tradisional, bazar UMKM, pameran budaya, hingga olahraga dan seni kreatif yang melibatkan komunitas lokal.

Tidak hanya itu, penampilan kesenian daerah dari berbagai kabupaten/kota di Jambi juga dijadwalkan setiap hari secara bergantian. Hal ini diharapkan dapat memperkuat ikatan budaya antarwilayah sekaligus memperluas promosi destinasi wisata di seluruh penjuru provinsi.

Festival Batanghari juga dimeriahkan oleh penampilan band dan musisi lokal, tari kreasi daerah, hingga parade budaya yang menampilkan ragam busana adat serta atraksi budaya khas Melayu Jambi.

Pada malam hari, suasana festival akan semakin meriah dengan pentas hiburan rakyat yang melibatkan seniman lokal, serta pertunjukan multimedia yang mengangkat cerita legenda Sungai Batanghari dan tokoh-tokoh sejarah daerah.

Kehadiran festival ini pun menjadi momentum penting untuk menggairahkan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM dan pengrajin lokal yang dilibatkan dalam berbagai kegiatan dan bazar yang tersedia.

Imron Rosyadi menegaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk pelaku industri pariwisata, komunitas seni, dan instansi terkait, untuk memastikan penyelenggaraan festival berjalan lancar dan aman.

“Festival ini bukan hanya milik Dinas, tetapi milik masyarakat Jambi. Partisipasi dan kehadiran masyarakat adalah kunci keberhasilan acara ini. Mari ramaikan bersama, jadikan RTH Putri Pinang Masak pusat budaya selama sepekan ini,” tambahnya.

Festival Batanghari 2025 diharapkan mampu menarik perhatian wisatawan nusantara maupun mancanegara, sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata unggulan Provinsi Jambi yang kaya akan potensi alam dan budaya.

Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, festival ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Informasi lengkap seputar jadwal kegiatan harian dapat diakses melalui media sosial resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi.

Dengan penuh semangat, Imron menutup ajakannya, “Mari kita hadir, nikmati, dan bangga dengan budaya kita sendiri. Festival Batanghari 2025 milik kita semua.”

Rangkaian Acara Festival Batanghari 2025

Atraksi Budaya dan Tradisi Lokal

  • Pertunjukan seni dan musik tradisional
  • Penampilan komunitas Suku Anak Dalam
  • Pagelaran budaya pelajar
  • Parade busana dan seni dari negara sahabat
  • Buka Lanse dan Kato Bejandoi Dilamari (ritual khas Jambi)

Kegiatan Sosial dan Partisipatif

  • Gerakan Batanghari Bersih
  • Sosialisasi wisata daerah
  • Sunset Fun Run
  • Lomba pidato bertema pariwisata
  • Penampilan anak-anak disabilitas
  • Awarding pelaku dan pemerhati desa wisata

Kreativitas dan Ekonomi Kreatif

  • Parade karya desainer lokal
  • Pameran karya kreatif masyarakat Jambi
  • Performance model management
  • Grand Final Talenta Jambi 2025
  • Festival kuliner khas Jambi
  • Konser musik Rock Rise Vol 5

Festival Batanghari 2025 berfungsi sebagai platform penting yang mengangkat potensi regional lewat koordinasi berbagai sektor dan peran serta masyarakat.

Selain menciptakan pengalaman wisata yang unik, festival ini juga menjadi sarana promosi produk lokal, kuliner, dan karya kreatif warga Jambi.(ADR)