Makna Mendalam “Sikilku Iso Muni”, Lagu Soundtrack Film Na Willa yang Menyentuh Hati

Sikil Ku Iso Muni Ost Film Na Willa

DRADIO.ID – Trio musik Laleilmanino kembali menunjukkan kiprahnya di industri perfilman Tanah Air dengan menggarap lagu tema untuk film anak berjudul Na Willa. Lagu berjudul “Sikilku Iso Muni” menjadi soundtrack utama dalam film garapan sutradara Ryan Adriandhy tersebut.

Lagu ini memiliki arti “kakiku bisa berbunyi” dalam Bahasa Jawa. Judul tersebut terinspirasi dari salah satu adegan emosional dalam film, yang menggambarkan pengalaman tokoh utama dalam menghadapi keterbatasan dengan cara yang unik dan penuh makna.

Dalam film, karakter Dul yang diperankan oleh Azamy Syauqi diceritakan kehilangan kakinya akibat kecelakaan kereta. Ia kemudian menggunakan kaki palsu dari kayu, namun alih-alih larut dalam kesedihan, Dul justru merespons kondisinya dengan sikap optimistis.

Momen tersebut semakin menyentuh ketika Dul menunjukkan kepada tokoh Na Willa yang diperankan Luisa Adreena bahwa kaki barunya tidak lagi merasakan sakit seperti sebelumnya. Adegan sederhana itu justru menjadi titik emosional yang kuat dalam alur cerita.

Salah satu personel Laleilmanino, Anindyo Baskoro, mengungkapkan bahwa adegan tersebut menjadi inspirasi utama dalam penciptaan lagu. Ia menilai, cara Dul menyikapi kehilangan memberikan pesan mendalam tentang penerimaan diri.

Menurut Nino, lagu ini ingin menyampaikan bahwa kehilangan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjalanan baru. Pesan tersebut diharapkan dapat diterima tidak hanya oleh anak-anak, tetapi juga penonton dari berbagai kalangan usia.

Dalam proses kreatifnya, Laleilmanino mengusung nuansa musik jazz era 1960-an. Pendekatan ini dipilih untuk menghadirkan suasana hangat, ringan, namun tetap menyentuh secara emosional sesuai dengan karakter film.

Meski terdengar sederhana, proses produksi lagu ini ternyata menghadapi tantangan, terutama dalam hal pembagian waktu. Ketiga personel diketahui memiliki jadwal padat, termasuk persiapan konser di waktu yang bersamaan.

Namun demikian, proyek ini tetap diselesaikan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar satu pekan. Hal ini tidak lepas dari dorongan langsung sang sutradara yang secara khusus menginginkan Laleilmanino sebagai pengisi soundtrack.

Kolaborasi ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, Laleilmanino juga sukses menciptakan lagu “Selalu Ada di Nadimu” untuk film animasi Jumbo yang diproduksi oleh Visinema Pictures.

Secara pendekatan, kedua lagu tersebut memiliki benang merah yang sama, yakni menggali emosi dari pengalaman personal karakter utama. Bedanya, dalam Na Willa, sudut pandang cerita lebih difokuskan pada perjalanan tokoh Dul.

Film Na Willa sendiri dijadwalkan tayang pada momen Lebaran 2026 dan digadang-gadang menjadi salah satu tontonan keluarga yang mengangkat nilai empati, keberanian, serta penerimaan diri.(ADR)