DRADIO.ID – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan proses pemilihan pelatih baru Timnas Indonesia sedang berlangsung dan akan diumumkan sebelum jadwal FIFA Match Day pada Maret 2026 mendatang. Federasi menegaskan ingin mengambil keputusan secara hati-hati demi mendapatkan sosok pelatih yang sesuai dengan kebutuhan tim nasional.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengatakan bahwa saat ini federasi masih menunggu hasil proses penjaringan calon pelatih yang dilakukan oleh Direktur Teknik (Dirtek) PSSI. Menurutnya, keputusan akhir akan diambil setelah semua nama kandidat dikumpulkan dan dibahas dalam rapat resmi Exco.
“Sampai hari ini belum ada rapat Exco mengenai pelatih. Pak Ketum bersama Dirtek sedang melakukan pencarian dan penyaringan terlebih dahulu. Setelah nama-nama terkumpul, barulah dibawa ke rapat Exco untuk diputuskan,” ujar Arya Selaku anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI dan juga Ketua Bidang Komunikasi Publik PSSI.
Arya menegaskan bahwa PSSI tidak ingin terburu-buru dalam menentukan pengganti Patrick Kluivert yang kontraknya berakhir setelah Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia menilai keputusan ini penting karena menyangkut arah pembangunan jangka panjang Timnas Indonesia, baik di level senior maupun kelompok umur.
“FIFA Match Day berikutnya baru berlangsung pada Maret 2026, jadi masih ada waktu. Kami ingin pelatih yang benar-benar cocok dengan karakter pemain Indonesia dan punya visi yang jelas untuk jangka panjang,” imbuhnya.
Sebelumnya, kursi pelatih kepala Timnas Indonesia menjadi kosong setelah kontrak Patrick Kluivert tidak diperpanjang. Pelatih asal Belanda itu gagal membawa skuad Garuda melangkah ke babak selanjutnya dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Meski demikian, PSSI memastikan bahwa persiapan tim nasional tetap berjalan melalui pemusatan latihan (TC) dan program evaluasi performa pemain. Sementara posisi pelatih kepala untuk sementara diisi oleh staf teknis internal yang mengawasi program latihan dan pemantauan pemain.
Arya juga membocorkan bahwa pelatih baru yang akan dipilih tidak menutup kemungkinan berasal dari luar negeri. Namun, ia menegaskan PSSI tetap membuka peluang bagi pelatih lokal apabila memiliki rekam jejak yang kompetitif dan pengalaman memadai.
“Kami tidak menutup kemungkinan siapa pun. Bisa lokal, bisa asing. Yang paling penting adalah komitmen dan kemampuan membaca potensi pemain Indonesia,” jelas Arya.
Selain itu, PSSI juga tengah mempertimbangkan kriteria khusus bagi pelatih baru, seperti kemampuan adaptasi terhadap kultur sepak bola Indonesia, pengalaman menangani tim nasional, serta keberhasilan dalam pengembangan pemain muda.
Federasi berharap pelatih anyar ini mampu membawa Timnas Indonesia tampil lebih konsisten di berbagai ajang internasional, termasuk Piala AFF, Kualifikasi Piala Asia, dan FIFA Match Day.
“Target kami bukan hanya menang di satu pertandingan, tapi membangun pondasi kuat untuk masa depan sepak bola Indonesia,” pungkas Arya.(LEN)
