DRADIO.ID – Komika Mega Salsabila kembali menjadi sorotan publik setelah melontarkan kritik tajam melalui akun Instagram pribadinya. Dikenal sebagai figur yang kerap menyuarakan keresahan sosial dengan gaya satir dan lugas, komika asal Tangerang itu kali ini menyinggung persoalan maraknya oknum di tubuh kepolisian.
Dalam sebuah video yang diunggah ke media sosialnya, Mega menyampaikan sindiran secara terbuka. Dengan gaya khasnya yang blak-blakan namun tetap bernuansa komedi, ia memaparkan sederet dugaan pelanggaran yang menurutnya kerap dikaitkan dengan oknum aparat.
“Bandar narkoba oknum, judol oknum, pemerkaos oknum, cabul oknum, pemeras oknum, premanisme oknum, pungli oknum, pemakai oknum, bakingan panjahat oknum,” ujar Mega Salsabila dalam video tersebut.
Pernyataan itu pun cepat menyebar dan memantik perbincangan luas di media sosial. Warganet ramai-ramai memberikan tanggapan, mulai dari yang mendukung keberanian Mega hingga yang mengingatkan pentingnya asas praduga tak bersalah. Isu integritas aparat memang belakangan kembali menjadi perhatian publik, seiring mencuatnya sejumlah kasus pelanggaran etik dan pidana yang melibatkan oknum aparat di berbagai daerah.
Alih-alih menuai respons defensif, kritik tersebut justru mendapat tanggapan terbuka dari perwira menengah Polri, Kombes Pol Manang Soebeti. Ia memilih merespons dengan ajakan dialog, bukan bantahan.
Melalui pernyataan yang beredar di media sosial, Kombes Pol Manang Soebeti mengapresiasi kritik yang disampaikan Mega. Ia bahkan mengundang sang komika untuk berdiskusi secara langsung melalui podcast guna membahas isu oknum secara lebih mendalam.
“Oke, jadi kepada Mega Salsabila, yuk kita podcast ya, mumpung lagi rame nih bahas tentang oknum. Kapan kita podcast? Undang saya ke sana di tempat Mbak Mega, kita podcast membahas tentang para oknum,” ungkap Kombes Pol Manang Soebeti.
Ia juga menambahkan bahwa belum banyak perwakilan kepolisian yang secara terbuka hadir dalam forum diskusi publik untuk membicarakan isu sensitif tersebut. Karena itu, ia melihat kesempatan ini sebagai ruang dialog yang konstruktif.
“Kan belum ada nih polisi diundang untuk membahas tentang oknum. Ayo saya mau kita podcast, kita bahas habis tentang oknum, oke? Keren, keren, keren,” ujar Kombes Pol Manang Soebeti.
Tantangan diskusi tersebut tidak membuat Mega Salsabila mundur. Komika yang dikenal kritis itu justru menyatakan kesiapannya untuk berdialog secara terbuka, menunjukkan bahwa kritik yang ia sampaikan memang dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian terhadap perbaikan institusi.
“Gas pak,” tulis Mega Salsabila singkat di kolom komentar, yang kemudian dibalas oleh Kombes Pol Manang Soebeti dengan, “Ayo mainkan.”
Percakapan terbuka antara komika dan perwira kepolisian ini pun menjadi perhatian publik. Di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas aparat penegak hukum, wacana dialog semacam ini dinilai sebagian kalangan sebagai langkah positif untuk menjembatani kritik masyarakat dengan klarifikasi institusi.
Undangan podcast disampaikan Manang saat merespons sindiran tersebut. la mengapresiasi kritik Mega dan mengundangnya untuk berdiskusi secara terbuka melalui podcast. Keduanya juga sudah bertemu dan merencanakan podcast pada Kamis (26/2) pukul 16.00 WIB.(ADR)
