DRADIO.ID- Langkah Jakarta Bhayangkara Presisi di ajang AVC Men’s Champions League 2026 semakin mendekati titik bersejarah. Klub voli asal Indonesia itu kini hanya tinggal selangkah lagi menuju panggung dunia setelah memastikan tiket semifinal turnamen antarklub terbaik Asia tersebut.
Bertanding di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Bhayangkara Presisi tampil penuh percaya diri saat menghadapi wakil Kazakhstan, Zhaiyk VC, pada babak perempat final.Di tengah riuh dukungan penonton tuan rumah, mereka sukses menang dengan skor 3-1.
Kemenangan tersebut membuat Bhayangkara Presisi melaju ke semifinal AVC Champions League 2026 dan menjaga asa menjadi klub Indonesia pertama yang mampu melangkah lebih jauh hingga level dunia. Turnamen ini sendiri menjadi salah satu jalur menuju FIVB Club World Championship.
Sejak set pertama dimulai Bhayangkara tampil agresif lewat kombinasi serangan cepat dan blok rapat. Tim asuhan Reidel Toiran itu berhasil merebut set pembuka dengan skor meyakinkan sebelum sempat kehilangan momentum di set kedua.
Namun semangat skuad Bhayangkara tak runtuh begitu saja. Mereka bangkit di set ketiga dan keempat dengan permainan yang lebih tenang serta disiplin hingga akhirnya memastikan kemenangan penting di hadapan publik sendiri.
Nama Noumory Keita kembali menjadi sorotan dalam pertandingan tersebut. Opposite hitter andalan Bhayangkara itu tampil menggila dengan torehan poin yang membawa timnya menjaga dominasi sepanjang laga. Selain Keita, kontribusi besar juga datang dari Rok Mozic dan Robertlandy Simon.
Di balik kemenangan itu ada suasana haru sekaligus bangga yang terasa di tribun penonton. Sorak-sorai suporter menggema sepanjang pertandingan, seolah menjadi bahan bakar tambahan bagi Bhayangkara Presisi untuk terus melaju di kompetisi paling elite level Asia tersebut.
Keberhasilan Bhayangkara menembus semifinal juga menjadi sinyal bahwa klub-klub voli Indonesia kini mulai mampu bersaing dengan kekuatan besar Asia. Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan kompetisi voli nasional dinilai semakin meningkat, baik dari sisi kualitas pemain maupun atmosfer pertandingan.
Pada babak semifinal nanti Bhayangkara Presisi dijadwalkan menghadapi Hyundai Capital Skywalkers, klub kuat asal Korea Selatan. Pertandingan itu diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama memiliki materi pemain berkelas internasional.
Bagi Bhayangkara Presisi laga semifinal bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah kesempatan emas untuk membuka pintu sejarah baru bagi voli Indonesia di level antarklub Asia. Jika mampu menang, jalan menuju kejuaraan dunia akan semakin dekat.
Ajang AVC Men’s Champions League 2026 sendiri menjadi sorotan pecinta voli Asia karena menghadirkan banyak klub elite dari berbagai negara. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah melalui penyelenggaraan di Kota Pontianak yang sukses menghadirkan atmosfer pertandingan meriah.
Kini harapan publik Indonesia tertumpu pada Bhayangkara Presisi. Di tengah gemuruh semangat dan mimpi besar yang sedang dibangun, satu kemenangan lagi bisa menjadi pintu pembuka menuju panggung voli dunia. (LEF)












