DRADIO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyiapkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Kota Jambi.
Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, pihaknya telah menerbitkan surat edaran yang menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada warga yang terdampak kabut asap.
Melalui kebijakan tersebut, masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap diharapkan dapat memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis tanpa terbebani biaya.
“Kita sudah perintahkan seluruh fasilitas kesehatan agar menjamin dan memberikan layanan kesehatan bagi warga yang terdampak asap,” ujar Maulana, Senin (12/10/2026).
Selain menyiapkan layanan medis, Pemkot Jambi juga berencana membagikan masker kepada kelompok masyarakat rentan. Pembagian masker tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan polusi udara.
Maulana turut mengimbau masyarakat agar membatasi kegiatan di luar rumah selama kabut asap masih menyelimuti Kota Jambi.
Bagi warga yang harus beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker sangat dianjurkan untuk mengurangi paparan partikel pencemar udara yang berisiko mengganggu kesehatan.
Sejumlah kegiatan yang berpotensi meningkatkan risiko paparan asap juga menjadi perhatian pemerintah. Selama kondisi kabut asap berlangsung, Pemkot Jambi telah melarang pelaksanaan upacara.
Selain itu, kegiatan belajar di sekolah diliburkan untuk sementara sebagai langkah perlindungan terhadap anak-anak yang rentan mengalami gangguan kesehatan akibat kualitas udara yang memburuk.
Pemkot Jambi juga mengingatkan masyarakat agar segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala gangguan pernapasan. Warga diharapkan tidak mengabaikan keluhan kesehatan dan segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan yang diperlukan.(ADR)












