DRADIO.ID – datang dari selebgram Lula Lahfah sekaligus kekasih dari Reza Arap, pada hari Jumat, 23 Januari 2026. Dalam akun @genvoice.id Lula Lahfah dikonfirmasikan meninggal di umur ke-26 tahun melalui surat kematian dari dokter. Dalam surat keterangan kematian tersebut, Lulah dinyatakan meninggal pada pukul 19.20 WIB akibat henti jantung dan henti napas. Sebelumnya Lula sendiri pernah memberitahu bahwa ia sedang mengalami penyakit komplikasi, dikomentar TikTok Lula ia mengaku memiliki penyakit infeksi saluran kemih, usus bengkak radang, batu ginjal, dan GERD.
Lula Lahfah menderita GERD (gastroesophageal reflux disease) semenjak Februari 2020, berdasarkan cuitan X-nya saat mengeluh nyeri dada yang ternyata akibat asam lambung. Ia juga mengeluh lagi pada November 2021 terkait GERD yang dipicu overthinking. Hingga meninggalnya pada 23 Januari 2026, Lula telah berjuang dengan GERD sekitar 6 tahun.
Penyakit GERD sendiri merupakan penyakit asam lambung yang parah dan mendadak kumat, seringkali disertakan penyakit lain seperti nyeri dada, jantung berdetak cepat, regurgitasi, hingga mual. GERD kronis biasanya terjadi paling tidak 2 kali seminggu, sementara GERD akut bersifat sementara tetapi harus dengan tindakan cepat agar tidak terjadi peradangan atau luka lapisan kerongkongan akibat asam lambung.
Penyebab GERD disebabkan naiknya isi lambung ke kerongkongan akibat kegagalan fungsi cincin dasar kerongkongan untuk menutup dan membuka jalur menelan. Faktor penyakit tersebut bisa dikarenakan pengaruh gaya hidup dan pola makan. Kebanyakan hidup zaman sekarang seperti merokok, minum alkohol, makan-makanan pedas, kopi, bahkan tidur telentang setelah makan sampai obesitas bisa mempengaruhi gejala GERD. Selain itu, stres atau depresi juga bisa menyebabkan GERD.
Stres memengaruhi GERD melalui sistem saraf otak, kemudian berlanjut ke dalam sistem saluran pencernaan. Saat stres, tubuh melepaskan hormon seperti kortisol yang mengatur metabolisme glukosa, tekanan darah mengurangi peradangan, dan menjaga siklus tidur-bangun ketika hormon tersebut berlebihan, maka akan mudah asam di lambung untuk naik ke kerongkongan. Sehingga menyebabkan fungsi usus ke otak terganggu yang mengakibatkan nyeri dada.
Kabar ini sekaligus menjadi peringatan kepada semua kalangan usia untuk menjaga gaya hidup dan pola makan, terutama bagi penderita GERD. Diusahakan jangan terlalu banyak pikiran, kontrol diri agar tubuh tidak stres, dan memperbaiki jam tidur. Yang paling penting jangan lupa minum air putih. Semoga kita selalu diberikan kesehatan ya.(WA)







