DRADIO.ID – Jambi , Ajang penghargaan Anugerah KPID Provinsi Jambi 2025 digelar dengan meriah di Gedung Putih Grand Kemas, Rabu (26/11/2025). Acara ini menjadi wujud apresiasi tertinggi bagi para tokoh, kepala daerah, lembaga penyiaran, insan media, dan penggiat literasi digital yang dinilai berkontribusi positif bagi kemajuan penyiaran di Provinsi Jambi.
Malam anugerah tersebut menjadi momentum penting untuk menguatkan komitmen bersama dalam mewujudkan penyiaran yang sehat, edukatif, berbudaya, serta berpihak kepada kepentingan publik.
- Nominasi Kepala Daerah Peduli Penyiaran
- Hurmin
2.Bayu Bambang Suseno (BBS)
3.Anwar Syadat
- Tokoh Peduli Penyiaran
HJ Hesnidar Haris (Life Achievement Award) - Kategori DPR RI Peduli Penyiaran
- Elpisina
2.Cek Endra
- Kategori DPRD Provinsi Jambi Peduli Penyiaran
- Muhammad Hafizh Fattah
- Hapis Hasbiallah
Kategori Televisi
- Program Anak-anak Terbaik
GTV
-Berita Terbaik
TVRI
- Berita Berbahasa Daerah Terbaik
Jambi TV - Pembawa Berita Terbaik
Jambi TV - Iklan Layanan Masyarakat Terbaik
Bungo TV
-Hiburan Seni Budaya Lokal Terbaik
TVRI
-Program Talkshow Terbaik
Jek TV
- TV Lokal Terbaik
Jek TV - TV SSJ Terbaik
Indosiar - Kategori Radio
- Program Anak-anak Terbaik
Nuril FM - Berita Terbaik
RRI Jambi - Berita Berbahasa Daerah Terbaik
Eldity
-Iklan Layanan Masyarakat Terbaik
DRADIO
-Hiburan Seni Budaya Lokal Terbaik
Radio Kedaton
-Program Talkshow Terbaik
Cozy
- LPS Radio Terbaik
DRADIO - Pembawa Berita Terbaik
RRI
-Kategori Jurnalis TV Lokal Terbaik
- Reza — Bungo TV
- Arpani — Jambi TV
- Randi — TVRI Jambi
- Rian — Jek TV
-Penyelenggara Peduli Penyiaran
- Bawaslu Provinsi Jambi
- Kominfo Provinsi Jambi
-Lembaga Pengawas Obat & Iklan
- Badan POM Jambi
Malam Anugerah KPID Jambi 2025 di Gedung Putih Grand Kemas ini semakin menegaskan komitmen seluruh elemen penyiaran untuk terus berkolaborasi dalam menciptakan siaran yang berkualitas, mendidik, dan menjunjung tinggi nilai budaya lokal. Acara ini juga menjadi ruang apresiasi bagi semangat dan kerja keras para pelaku penyiaran di segala lini, dari televisi, radio, hingga jurnalis lapangan.(ADR)












