Wali Kota Maulana Apresiasi Donor Darah Bahagia PMI Kota Jambi dalam Peringatan Hari Donor Darah Sedunia ke-80 Tahun 2026

Wali Kota saat mengikuti rangkaian kegiatan donor darah yang berlangsung di Lobby Kantor Wali Kota Jambi, Senin (29/06/2026).

DRADIO.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan Donor Darah Bahagia yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jambi dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia ke-80 Tahun 2026. Apresiasi tersebut disampaikan Wali Kota saat mengikuti rangkaian kegiatan donor darah yang berlangsung di Lobby Kantor Wali Kota Jambi, Senin (29/06/2026).

Mengusung tema global dari WHO, “One Drop of Humanity, Give Blood, Save Lives” atau “Setetes Kemanusiaan: Donorkan Darah, Selamatkan Nyawa”, kegiatan ini membawa pesan bahwa donor darah bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi wujud nyata kebahagiaan melalui aksi kemanusiaan.

Kegiatan donor darah tersebut diikuti dengan antusias oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), relawan, komunitas donor darah, hingga masyarakat umum di Kota Jambi.

Tema yang diangkat tahun ini menekankan pentingnya solidaritas, keberlanjutan donor darah sukarela secara rutin, serta terwujudnya akses transfusi darah yang aman dan merata bagi seluruh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan rasa bangga terhadap kiprah PMI Kota Jambi yang dinilainya menjadi salah satu PMI paling aktif di Provinsi Jambi dalam memenuhi kebutuhan darah dan menjalankan misi kemanusiaan.“Atas nama Pemerintah Kota Jambi dan seluruh masyarakat, kami mengapresiasi dan bangga memiliki PMI Kota Jambi seperti ini. Sebelum menjadi Wali Kota, saya juga pernah menjadi pengurus PMI Provinsi Jambi. Saya melihat PMI Kota Jambi memiliki perjuangan yang nyata dalam memenuhi kebutuhan darah dan tugas-tugas kemanusiaan lainnya,” ujar Maulana.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan gerakan kemanusiaan membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat. “Adat harus terus kita junjung tinggi. Ketua Lembaga Adat Melayu Kota Jambi juga aktif di PMI dan mendorong seluruh elemen untuk saling membantu sesama. Terima kasih kepada para sponsor dan semua pihak yang telah memberikan dukungan,” tambahnya.

Sebagai seorang dokter, Maulana menekankan bahwa ketersediaan darah merupakan kebutuhan yang sangat vital dalam pelayanan kesehatan.“Dalam tindakan operasi dengan perdarahan masif, selisih waktu yang sangat singkat dapat menentukan keselamatan pasien. Begitu pula bagi penderita talasemia yang sepanjang hidupnya bergantung pada transfusi darah. Tidak ada pengganti selain darah. Karena itu, donor darah adalah tugas kemanusiaan yang harus terus kita jaga bersama,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa PMI Kota Jambi selama ini tidak hanya melayani kebutuhan masyarakat Kota Jambi, tetapi turut membantu daerah lain yang membutuhkan.“Kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah. Darah bukan hanya untuk warga Kota Jambi, tetapi untuk siapa pun yang membutuhkan,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen membantu pengadaan kendaraan operasional PMI guna menjangkau wilayah yang sulit diakses.“Kita akan bergotong royong. Pemerintah Kota Jambi siap membantu melalui dana CSR dan dukungan sponsor agar PMI memiliki kendaraan operasional yang memadai untuk pelayanan donor darah,” kata Maulana.

Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada para relawan, Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR), dunia usaha, serta PMI Pusat yang dipimpin H. Muhammad Jusuf Kalla atas dukungan peralatan senilai Rp2 miliar dan bantuan fasilitas, termasuk mobil donor darah dari PetroChina.

Menurut Maulana, semangat gotong royong menjadi kunci dalam menjaga pemenuhan kebutuhan darah yang mencapai lebih dari 18 ribu kantong per tahun.

Sementara itu, dalam laporannya, Fadli menyampaikan bahwa target kegiatan donor darah tahun ini adalah mengumpulkan 500 kantong darah. Saat ini, PMI Kota Jambi melayani kebutuhan darah di 24 rumah sakit dengan kebutuhan berkisar 2.000 hingga 2.500 kantong darah setiap bulan. “Harapan kami masyarakat semakin aktif menjadi pendonor sukarela sehingga keluarga pasien tidak lagi kesulitan mencari pendonor saat membutuhkan transfusi darah,” ujar Fadli.

Ketua PMI Kota Jambi, H. Muhammad Nasir, turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah, aparat keamanan, BPJS Kesehatan, relawan, komunitas donor darah, dunia usaha, serta masyarakat yang selama ini mendukung gerakan kemanusiaan di Kota Jambi.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi aktif dalam mendukung gerakan donor darah di Kota Jambi.

Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama PMI, relawan, dunia usaha, dan seluruh lapisan masyarakat guna memastikan ketersediaan darah yang aman, berkualitas, dan mudah diakses sebagai bagian dari pelayanan kesehatan serta mewujudkan Kota Jambi Bahagia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, S.E., perwakilan Forkopimda, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi, Sekretaris PMI Provinsi Jambi A. Sihabudin, S.Pd., M.Pd., Ketua PMI Kota Jambi H. Muhammad Nasir beserta jajaran, Kepala BPJS Kesehatan Kota Jambi, para Kepala OPD, Camat, Lurah, relawan, komunitas donor darah, sponsor, ASN, dan masyarakat.(ADR)