Marian Mihail Tegaskan Tetap Bertahan di PSBS Jelang Duel Kontra Dewa United

Pelatih PSBS Biak Marian Mihail akhirnya buka suara terkait situasi internal tim yang tengah menjadi sorotan publik menjelang pertandingan melawan Dewa United di pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026. (Foto: Instagram @OfficialMarianMihail)

DRADIO.ID – Pelatih PSBS Biak Marian Mihail akhirnya buka suara terkait situasi internal tim yang tengah menjadi sorotan publik menjelang pertandingan melawan Dewa United di pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026.

Pertandingan antara PSBS Biak menghadapi Dewa United dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat malam. Laga tersebut menjadi penting bagi kedua tim yang tengah berada dalam kondisi berbeda di klasemen sementara.

Menjelang pertandingan itu Marian Mihail memberikan penegasan terkait rumor yang berkembang mengenai masa depannya bersama klub asal Papua tersebut. Ia memastikan masih memiliki kontrak bersama PSBS hingga tahun 2027.

Pelatih asal Rumania itu menyampaikan komitmennya untuk tetap profesional dalam menangani tim, meskipun situasi PSBS saat ini sedang tidak stabil usai rentetan hasil buruk yang dialami sepanjang musim.

PSBS Biak diketahui tengah berada dalam tekanan besar setelah performa tim terus menurun dalam beberapa bulan terakhir. Klub berjuluk Badai Pasifik itu bahkan gagal meraih kemenangan dalam waktu cukup panjang.

Kondisi tersebut membuat PSBS harus terdampar di papan bawah klasemen dan dipastikan terdegradasi dari kompetisi Super League musim depan. Situasi internal tim pun sempat memunculkan berbagai spekulasi terkait pergantian pelatih dan restrukturisasi skuad.

Marian Mihail menegaskan dirinya tetap fokus menyelesaikan sisa pertandingan musim ini bersama PSBS. Ia juga berharap timnya dapat segera bangkit dari keterpurukan yang dialami saat ini.

Sementara itu Dewa United datang ke laga ini dengan motivasi tinggi untuk mengamankan posisi di papan atas klasemen. Tim asal Banten tersebut masih memiliki peluang finis di zona empat besar musim ini.

Performa kedua tim yang bertolak belakang membuat pertandingan diprediksi berlangsung menarik. Dewa United dinilai lebih diunggulkan karena memiliki tren positif dibandingkan PSBS yang sedang mengalami krisis performa.

Di sisi lain, manajemen PSBS dikabarkan mulai melakukan evaluasi terhadap komposisi pemain dan arah pembangunan tim untuk menghadapi kompetisi musim depan di kasta kedua sepak bola Indonesia.

Marian Mihail berharap seluruh pemain tetap menunjukkan profesionalisme hingga akhir musim meskipun tim dipastikan terdegradasi. Ia menilai situasi sulit harus dijadikan pelajaran penting untuk membangun tim yang lebih baik ke depan.

Laga PSBS Biak melawan Dewa United pun diperkirakan menjadi ujian berat bagi tuan rumah, sekaligus momentum pembuktian bagi Marian Mihail yang tetap memilih bertahan bersama klub di tengah situasi panas yang melanda timnya.(LEF)