DRADIO.ID- Forum Selaras Migas bertajuk “Bersinergi untuk Tata Kelola BMN yang Lebih Baik” yang digelar oleh Pertamina EP bersama Pertamina Hulu Jambi mendapat apresiasi dari Wali Kota Jambi Dr.dr. H. Maulana, M.K.M. sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan barang milik negara di sektor migas.(06/05/2026)
Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, instansi vertikal, hingga pihak perusahaan, guna membahas pengelolaan aset negara agar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Wali Kota Jambi menilai forum ini menjadi momentum penting karena mempertemukan seluruh pihak terkait dalam satu forum diskusi yang konstruktif. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Selaras Migas ini, karena menyangkut aset milik negara yang harus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa aset negara yang dikelola oleh Pertamina harus mampu memberikan kontribusi nyata, baik dari sisi ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat sekitar.
Selain itu, Wali Kota jambi juga mengapresiasi berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang telah dijalankan oleh Pertamina. Program tersebut dinilai telah banyak membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.
“Dukungan Pertamina melalui program CSR sangat terasa manfaatnya, mulai dari kegiatan sosial hingga pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti program jaringan gas (city gas) dari pemerintah pusat yang dinilai mampu menjadi solusi energi yang lebih efisien dan terjangkau bagi masyarakat.
“Kita ingin ada percepatan agar masyarakat bisa menikmati gas dengan harga terjangkau tanpa harus antre LPG subsidi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota jambi turut menyinggung persoalan kawasan “zona merah” yang masih menjadi tantangan bersama. Ia menegaskan bahwa permasalahan tersebut perlu diselesaikan melalui koordinasi lintas instansi.
Untuk itu, Pemerintah Kota Jambi berencana menggelar pertemuan lanjutan dengan berbagai pihak terkait seperti BPN, kejaksaan, kepolisian, serta Pertamina guna merumuskan langkah penyelesaian yang tepat.
“Kami akan mengundang semua pihak untuk duduk bersama mencari solusi terbaik agar tidak menimbulkan persoalan baru di masyarakat,” ujarnya lagi.
Ia berharap melalui forum ini, sinergi antara pemerintah dan perusahaan dapat semakin kuat dalam menciptakan tata kelola aset negara yang transparan, efektif, dan berkelanjutan.
Ke depan, Wali Kota Jambi optimistis kolaborasi yang terbangun dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus meminimalkan potensi konflik terkait pengelolaan aset negara di daerah.(LEF)












