DRADIO.ID — Grup Djarum mengambil alih PT Narasi Citra Sahwahita, perusahaan yang menaungi media digital Narasi yang didirikan oleh Najwa Shihab bersama Dahlia Citra dan Catharina Davy.
Pengambilalihan tersebut dilakukan melalui PT Global Digital International (GDI), entitas investasi yang berada di bawah GDP Venture, bagian dari ekosistem bisnis digital Grup Djarum. Aksi korporasi ini telah memperoleh persetujuan dari seluruh pemegang saham PT Narasi Citra Sahwahita.
Pengumuman mengenai pengambilalihan tersebut disampaikan Direktur PT Narasi Media Sahwahita, Catharina Davy Sopamena, melalui surat kabar pada Selasa (8/9/2026).
“Pengambilalihan perseroan oleh PT Global Digital International telah memperoleh persetujuan dari seluruh pemegang saham perseroan,” demikian bunyi pengumuman tersebut.
Perubahan pengendali perusahaan juga telah disetujui dan diberitahukan kepada Menteri Hukum Republik Indonesia pada 2 September 2026. Pengumuman tersebut merupakan bagian dari pemenuhan ketentuan Pasal 133 ayat (2) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Berdasarkan laporan terbaru yang mengacu pada dokumen korporasi, GDI tercatat menguasai 6.910 dari total 6.911 saham PT Narasi Citra Sahwahita. Dengan komposisi tersebut, kepemilikan GDI mencapai sekitar 99,99 persen. Satu saham lainnya tercatat dimiliki PT Merah Cipta Media, perusahaan yang juga memiliki keterkaitan dengan Grup Djarum. Dokumen tersebut mencatat modal disetor perusahaan sebesar Rp6,91 miliar.
Meski struktur kepemilikan tersebut telah terungkap dalam dokumen korporasi, nilai transaksi pengambilalihan belum dipublikasikan. Rincian mengenai nilai akuisisi maupun alasan komersial secara spesifik di balik transaksi juga belum disampaikan secara terbuka.
PT Narasi Citra Sahwahita didirikan pada 2018 dan menaungi media digital Narasi. Media tersebut dibangun oleh Dahlia Citra, Najwa Shihab, dan Catharina Davy. Narasi kemudian tercatat dan memperoleh verifikasi dari Dewan Pers pada 29 November 2019.
Pengambilalihan Narasi menambah langkah Grup Djarum dalam memperluas portofolio di industri media dan bisnis digital. Sebelumnya, GDI juga digunakan sebagai kendaraan investasi Grup Djarum dalam ekspansi ke sektor media digital, termasuk pengambilalihan kendali terhadap Kumparan.
Masuknya Narasi ke dalam ekosistem Grup Djarum menjadi perkembangan penting bagi industri media digital Indonesia. Dengan kepemilikan yang hampir sepenuhnya berada di tangan GDI, perhatian selanjutnya akan tertuju pada arah bisnis Narasi, struktur manajemen, strategi pengembangan platform, serta bagaimana perubahan kepemilikan tersebut akan memengaruhi operasional dan kebijakan editorial perusahaan.
Untuk saat ini, belum terdapat informasi publik yang menunjukkan adanya perubahan terhadap identitas merek Narasi maupun arah editorialnya setelah perubahan pengendali tersebut. Karena itu, dampak pengambilalihan terhadap strategi dan konten Narasi masih perlu dilihat dari perkembangan perusahaan berikutnya.(ADR)
