DRADIO.ID – Persoalan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kota Jambi masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Berdasarkan pantauan di lapangan (02/11/2026) Sejumlah lampu jalan masih ditemukan dalam kondisi mati, terutama di sekitar kawasan Simpang Rimbo hingga Kuburan Cina, Kota Jambi.
Kondisi tersebut menjadi sorotan karena penerangan jalan merupakan salah satu fasilitas publik yang berperan penting dalam menunjang keamanan dan kenyamanan masyarakat saat berkendara maupun beraktivitas pada malam hari.
Sebelumnya, Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Jambi, Ronal Amson, mengungkapkan bahwa pihaknya menghadapi persoalan pencurian kabel dan sejumlah peralatan listrik pada fasilitas PJU.
Dalam wawancara pada 7 Oktober 2026, Ronal mengatakan pencurian menyasar kabel listrik, miniature circuit breaker (MCB), hingga tutup tiang lampu jalan yang di dalamnya terdapat instalasi kabel.
Menurutnya, pencurian terjadi di sejumlah titik di Kota Jambi, mulai dari kawasan Simpang Bukit Baling hingga Meranti, Jalan Gatot Subroto, kawasan Simpang Empat Beliung, Jalan Pattimura, hingga wilayah sekitar bandara dan Simpang Kawat.
Wilayah pinggiran yang relatif sepi pada malam hari disebut menjadi salah satu lokasi yang rawan pencurian.
“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk terus memperbaiki dan mengganti kabel yang hilang diambil oleh masyarakat,” ujar Ronal saat diwawancarai pada 7 Oktober 2026.
Untuk mencegah kejadian serupa, Ronal mengatakan tim PJU melakukan patroli malam. Pihaknya juga mengajak masyarakat, termasuk ketua RT dan forum RT, untuk ikut menjaga fasilitas penerangan jalan agar tidak kembali menjadi sasaran pencurian.
Selain melakukan perbaikan terhadap fasilitas yang rusak atau kehilangan komponen, Perkim Kota Jambi juga berupaya mengganti lampu-lampu yang mati serta melakukan penambahan penerangan jalan.
Namun, berdasarkan pantauan pada 02 November 2026, lampu jalan yang masih mati di sejumlah titik, khususnya di sekitar Simpang Rimbo hingga Kuburan Cina, menunjukkan bahwa persoalan penerangan jalan masih perlu mendapat perhatian.
Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk memastikan fasilitas PJU berfungsi sebagaimana mestinya. Selain upaya pencegahan pencurian, pendataan titik lampu yang mati dan kepastian waktu perbaikan juga penting agar persoalan penerangan jalan dapat ditangani secara terukur.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan terbaru mengenai jumlah lampu jalan yang masih mati di kawasan tersebut maupun target waktu perbaikannya. Konfirmasi lebih lanjut kepada Dinas Perkim Kota Jambi diperlukan untuk mengetahui langkah penanganan yang akan dilakukan.(ADR)












