DRADIO.ID – Kapolda Jambi Krisno H. Siregar menyampaikan kesiapan jajaran kepolisian bersama unsur pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mengamankan perayaan Idulfitri melalui Operasi Ketupat 2026. Pernyataan tersebut disampaikan saat pelaksanaan apel persiapan Operasi Ketupat 2026 (12/03/2026).
Apel tersebut menjadi bagian dari langkah awal untuk memastikan seluruh personel dan sarana pendukung siap menjalankan pengamanan selama masa mudik hingga arus balik Lebaran. Operasi Ketupat sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat saat Idulfitri.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Jambi menjelaskan bahwa operasi ini bertujuan mengamankan berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan mudik, arus balik, hingga kegiatan wisata selama libur Lebaran.
“Sore hari ini sebagaimana kita ketahui, kita telah melaksanakan apel kesiapan dalam rangka operasi Ketupat 2026 Sebagaimana tujuannya adalah untuk pengamanan pelaksanaan arus balik Idul Fitri 2026 Dan juga pengamanan pelaksanaan masyarakat Wisata dan sebagainya,” ujar Kapolda.
Ia menambahkan bahwa kegiatan apel tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda yang menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan wilayah selama momentum Idulfitri.
“ Sore hari ini saya didampingi Bapak Sekda dan teman-teman dari Forkopimda dan juga dari OPD serta tokoh masyarakat” lanjutnya.
Dalam Operasi Ketupat 2026 ini, aparat keamanan melibatkan berbagai unsur dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga elemen masyarakat guna memperkuat pengamanan di lapangan.
“Di mana akan Dilibatkan 1.709 Personil dari unsur TNI Polri lalu ada juga dari Satpol PP, unsur masyarakat, dan sebagainya,” katanya.
Dari jumlah tersebut, Polda Jambi menurunkan ratusan personel kepolisian untuk mendukung pengamanan di berbagai wilayah.
“Dan untuk Polri sendiri Kami melibatkan 1494 orang,” ujar Kapolda.
Selain mengerahkan personel, pihak kepolisian juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan untuk membantu masyarakat selama periode Lebaran.
“Di mana kami akan mendirikan 44 pos Di mana ada pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu,” jelasnya.
Pos-pos tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis yang diprediksi menjadi pusat aktivitas masyarakat selama hari raya.
“Ya di titik-titik dapat berupa Lokasi sholat Id, lalu pusat-pusat keramaian tempat wisata, dan juga stasiun atau bandar udara,” ungkapnya.
Kapolda menilai bahwa selama masa libur Lebaran aktivitas masyarakat dipastikan meningkat, baik untuk beribadah, berwisata, maupun bersilaturahmi dengan keluarga.
“Kami yakini bahwa kegiatan ini akan banyak melibatkan kegiatan masyarakat meskipun tadi diprediksi akan ada penurunan sedikit secara nasional,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya memastikan seluruh jajaran bersama stakeholder terkait telah siap memberikan pengamanan maksimal agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman.
“Tapi Polda Jambi dan Seluruh stakeholders TNI, Polri, dan stakeholders lainnya kami siap sehingga masyarakat melaksanakan ibadah maupun cuti liburan dan sebagainya itu sudah termasuk pada anak aman tertib, dan nyaman,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan apel persiapan Operasi Ketupat 2026 tersebut, diharapkan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menjaga situasi tetap kondusif selama perayaan Idul fitri 1447H di Provinsi Jambi.(ADR)












