Lewat Siginjai Fest 2026 BI Jambi Dorong Ekonomi Syariah dan UMKM

Siginjai Fest di jambi town square 29 April 2026

DRADIO.ID – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, Tedy Arief Budiman mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah melalui gelaran Siginjai Fest 2026 yang menghadirkan berbagai program edukatif, kompetisi, hingga pameran UMKM. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ekosistem halal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, di kota jambi(29/04/2026)

Kepala Perwakilan BI Provinsi Jambi, Tedy Arief Budiman, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan literasi masyarakat terhadap ekonomi syariah sekaligus membuka peluang usaha baru, khususnya bagi pelaku UMKM.

Ia menjelaskan, Siginjai Fest 2026 menghadirkan pameran ekonomi dan keuangan syariah yang melibatkan berbagai institusi jasa keuangan serta lembaga pendukung, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BMPD, hingga perguruan tinggi di Jambi.

Menurut Tedy, sinergi antar lembaga menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah.

“Kami menghadirkan kolaborasi lintas sektor agar masyarakat semakin memahami dan memanfaatkan sistem keuangan syariah,” ujarnya.

Selain pameran, kegiatan ini juga diramaikan dengan talkshow yang menghadirkan pakar, pelaku industri, dan tokoh muda untuk memberikan wawasan terkait pengembangan ekonomi syariah, termasuk penguatan pembiayaan inklusif dan pengembangan industri halal.

Tak hanya itu, BI Jambi juga menggelar berbagai pelatihan untuk meningkatkan kapasitas UMKM, seperti pelatihan proses produk halal, analisis pembiayaan syariah, serta penguatan branding produk melalui strategi pemasaran modern.

Sebagai upaya mendukung sektor unggulan, BI turut mengadakan kompetisi kopi, termasuk latte art, cupping test, dan brewing, dengan menghadirkan juri nasional guna memperkuat posisi Jambi sebagai daerah penghasil kopi berkualitas.

“Kami juga memberikan sweetener berupa sajian kopi gratis bekerja sama dengan komunitas kopi lokal untuk mendorong minat masyarakat sekaligus memacu wirausaha di sektor perkopian,” ungkap Tedy.

Ia menambahkan bahwa kopi Jambi, termasuk dari wilayah Kerinci, telah diakui secara internasional, sehingga perlu terus didorong agar memiliki nilai tambah dan daya saing global.

Lebih lanjut, BI Jambi juga mendorong penguatan gaya hidup halal melalui program sertifikasi halal bagi UMKM makanan dan minuman serta pengembangan kawasan kuliner halal di lingkungan pendidikan.

Tedy menilai prospek ekonomi dan keuangan syariah di Jambi masih sangat terbuka luas, seiring dengan meningkatnya permintaan pasar global terhadap produk halal.

“Ke depan, kita tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga harus menjadi pelaku utama dalam industri ekonomi syariah global,” tegasnya.

Melalui Siginjai Fest 2026, BI Jambi berharap kegiatan ini mampu menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan transaksi UMKM, serta memperkuat posisi Jambi dalam pengembangan ekonomi syariah nasional.(LEF)