DRADIO.ID – Nama Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjadi perhatian publik setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kapolri, Kamis, 1 Oktober 2026.
Suyudi dilantik di Istana Negara, Jakarta, menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga melantik Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri, menggantikan Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Di tengah pemberitaan mengenai jabatan barunya, jejak masa muda Suyudi turut kembali menjadi perhatian. Sebelum meniti karier panjang di kepolisian, Suyudi ternyata pernah mengikuti ajang Cover Boy Mode pada era 1980-an.
Fakta tersebut muncul dari arsip majalah lama yang diunggah akun Instagram @koleksigoeni pada 11 Oktober 2024. Dalam arsip tersebut, nama Suyudi Ario Seto tercatat sebagai salah satu semifinalis Cover Boy dan berada di nomor urut 22.
Arsip itu mencantumkan Suyudi sebagai pelajar SMPN 70 Jakarta, dengan data tinggi badan 171 sentimeter dan berat 52 kilogram. Sejumlah pemberitaan menyebut Suyudi saat itu berusia 16 tahun. Namun, terdapat perbedaan informasi mengenai tahun dan usia dalam berbagai publikasi ulang arsip tersebut, sehingga detail usia dan tahun pemotretan sebaiknya merujuk langsung pada arsip majalah aslinya.
Perjalanan Suyudi kemudian berlanjut jauh dari dunia modeling. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994 dan memiliki pengalaman panjang di bidang reserse serta kepolisian kewilayahan.
Dalam perjalanan kariernya, Suyudi pernah bertugas di sejumlah posisi, antara lain di Resmob Polda Metro Jaya, menjadi Kapolsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya, serta menjabat sebagai Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat. Ia juga pernah menduduki sejumlah jabatan di Bareskrim Polri.
Pada 2023, Suyudi dipercaya sebagai Wakapolda Metro Jaya. Setahun kemudian, ia ditunjuk menjadi Kapolda Banten dan resmi menjalankan tugas tersebut pada Juli 2024.
Kariernya kemudian berlanjut ke tingkat nasional. Pada 25 Agustus 2025, Suyudi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional atau BNN. Beberapa pekan kemudian, pada 12 September 2025, pangkatnya dinaikkan menjadi Komisaris Jenderal Polisi.
Pada Januari 2026, Suyudi juga memperoleh gelar Doktor Kehormatan atau Doctor Honoris Causa bidang Ilmu Hukum dari Universitas Tarumanagara. Pemberian gelar tersebut disebut BNN berkaitan dengan kontribusi dan pengabdiannya dalam bidang hukum serta upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Memasuki Oktober 2026, Presiden Prabowo mengusulkan Suyudi sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Listyo Sigit Prabowo. Komisi III DPR kemudian menyetujui pencalonannya setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Persetujuan tersebut selanjutnya dibawa ke Rapat Paripurna DPR.
Pada akhirnya, Suyudi resmi dilantik sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026. Dengan pelantikan tersebut, perjalanan Suyudi dari seorang remaja yang pernah tercatat sebagai semifinalis Cover Boy hingga menduduki posisi tertinggi di institusi Polri menjadi salah satu bagian menarik dari perjalanan kariernya.(ADR)




