Sudah 7 Kali, Ini Deretan Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran hingga Oktober 2026

Pelantikan di Istana pada 1 Oktober 2026 (dok. YouTube Setpres)

DRADIO.ID – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Perombakan kali ini menjadi reshuffle ketujuh sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia pada Oktober 2024. Sejumlah posisi strategis mengalami perubahan, mulai dari jabatan menteri koordinator, menteri, hingga Kapolri dan Kepala Staf Kepresidenan.

Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Salah satu perubahan paling menonjol adalah pengangkatan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sementara itu, Listyo Sigit Prabowo mendapat tugas baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan atau KSP, menggantikan Dudung Abdurachman. Pengangkatan Listyo Sigit sebagai KSP ditetapkan melalui Keppres Nomor 105P Tahun 2026.

Di tingkat kementerian, Sugiono yang sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atau Menko PMK, menggantikan Pratikno.

Perubahan juga terjadi pada posisi Menteri Luar Negeri. Sugiono sebelumnya menjabat sebagai Menlu sejak awal pemerintahan Kabinet Merah Putih pada Oktober 2024. Setelah dirinya berpindah menjadi Menko PMK, posisi Menteri Luar Negeri kemudian diisi oleh Arrmanatha Christiawan Nasir.

Selain itu, Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Energi. Sementara Dudung Abdurachman dipercaya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Sejumlah pejabat lain juga mendapat penugasan baru dalam reshuffle kali ini.

Enam Reshuffle Sebelumnya

Sebelum perombakan pada 1 Oktober 2026, Prabowo telah melakukan enam kali reshuffle.

Reshuffle pertama dilakukan pada 19 Februari 2025. Saat itu, Brian Yuliarto menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Reshuffle kedua berlangsung pada 8 September 2025. Sejumlah posisi strategis berubah, termasuk Menteri Keuangan, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Menteri Koperasi, serta Menteri Pemuda dan Olahraga.

Reshuffle ketiga dilakukan pada 17 September 2025. Prabowo mengisi sejumlah posisi yang sebelumnya kosong, termasuk menunjuk Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam dan Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Reshuffle keempat berlangsung pada 8 Oktober 2025. Pada tahap ini, sejumlah posisi wakil menteri dan asisten khusus presiden mengalami perubahan.

Reshuffle kelima dilakukan pada 27 April 2026. Perubahan mencakup sejumlah posisi, antara lain Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Kepala Staf Kepresidenan, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Penasihat Khusus Presiden bidang komunikasi, dan Kepala Badan Karantina Indonesia.

Reshuffle keenam berlangsung pada 14 September 2026. Dalam perombakan tersebut, Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Sebelumnya, Suahasil menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Reshuffle Ketujuh, Pada reshuffle ketujuh, Kamis, 1 Oktober 2026, perubahan kembali dilakukan terhadap sejumlah jabatan strategis.

Presiden Prabowo melantik 18 pejabat baru, berdasarkan sejumlah Keputusan Presiden, termasuk Keppres Nomor 104P Tahun 2026 mengenai pemberhentian dan pengangkatan menteri dan wakil menteri, serta Keppres Nomor 105P Tahun 2026 mengenai Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.

Dengan perombakan tersebut, susunan Kabinet Merah Putih kembali mengalami perubahan. Salah satu pergeseran yang menjadi perhatian adalah perpindahan Sugiono dari Menteri Luar Negeri menjadi Menko PMK, serta pergantian Kapolri dari Listyo Sigit Prabowo kepada Suyudi Ario Seto.

Usai dilantik, Sugiono mengatakan akan berkoordinasi dengan Pratikno untuk mengetahui berbagai pekerjaan rumah yang masih ada di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Sementara itu, pelantikan Suyudi Ario Seto sekaligus menandai berakhirnya masa jabatan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri dan dimulainya kepemimpinan baru di tubuh Polri.(ADR)