dradio.id – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, ketergantungan gawai pada anak usia dini kian menjadi tantangan nyata bagi para orang tua. Menjawab persoalan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Jambi (UNJA) menggelar program bertajuk “Transformasi Digital Parenting: Pelatihan Google Family Link sebagai Solusi Preventif Kecanduan Gadget Anak” yang berpusat di RT 03 Kelurahan Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.
Kegiatan ini diketuai oleh Sri Rahmah Ramadhoni, M.Pd., beranggotakan dosen lintas keahlian dari FKIP Universitas Jambi, yakni Hera Wahyuni, M.Pd., Warissuddin Soleh, M.Pd.I., Muhamad Hamdi, M.Pd., dan Fitriana, M.Pd., Kons., serta melibatkan lima mahasiswa program sarjana FKIP UNJA.
Kegiatan yang menyasar kelompok ibu rumah tangga RT 03 Wijaya Pura ini dilatarbelakangi oleh fenomena penggunaan gawai yang kerap dijadikan sarana praktis untuk menenangkan anak. Tanpa disadari, durasi layar (screen time) yang tidak terkontrol dapat berdampak pada kesehatan emosional, pola tidur, serta tumbuh kembang kognitif dan sosial anak.
Ketua Tim Pengabdi, Sri Rahmah Ramadhoni, M.Pd., menyampaikan bahwa pemberian gawai tanpa batasan terukur dapat berisiko mengganggu aspek tumbuh kembang anak, mulai dari gangguan emosional, masalah konsentrasi, hingga pola tidur.
“Banyak orang tua terbiasa memberikan ponsel agar anak tenang atau tidak rewel. Namun, jika tanpa aturan dan pengawasan yang tepat, durasi penggunaan menjadi tidak terkendali. Melalui program ini, kami ingin mengubah pola asuh yang permisif menjadi protektif dan preventif. Kami melatih para ibu menyusun Family Digital Plan serta mengoperasikan aplikasi pengawasan digital seperti Google Family Link secara mandiri,” ujar Sri Rahmah Ramadhoni.
Dalam pelaksanaannya, Tim PkM UNJA menerapkan metode partisipatif (Participatory Rural Appraisal / PRA) melalui sejumlah tahapan terstruktur:
1. Edukasi Literasi Digital Berbasis Riset: Membekali orang tua modul “Literasi Digital Sehat Keluarga” mengenai dampak gawai terhadap perkembangan kognitif, fisik, bahasa, dan sosio-emosional anak.
2. Penyusunan Family Digital Plan: Membimbing keluarga menyusun jadwal kesepakatan penggunaan gawai (screen time schedule) yang proporsional sesuai usia anak.
3. Praktik Penerapan Google Family Link: Melatih para ibu menginstal dan mengoperasikan fitur pengawasan digital di gawai, seperti mengunci aplikasi otomatis saat batas waktu habis, menyaring konten aman, hingga memantau aktivitas digital anak secara real-time.
Pelaksanaan kegiatan ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa tinggi oleh warga setempat. Tercatat lebih dari 20 orang ibu rumah tangga hadir memadati lokasi acara. Para peserta tampak sangat aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan seputar pola asuh digital, hingga tekun mengikuti setiap panduan teknis yang diberikan di layar gawai masing-masing.
Ketua RT 03 Kelurahan Wijaya Pura, Ismail, M. S.Pd.I., menyambut baik kepedulian sivitas akademika Prodi BK FKIP Universitas Jambi terhadap warganya. Menurutnya, pemanfaatan teknologi pengawasan digital ini adalah terobosan praktis yang sangat dinantikan para ibu rumah tangga di lingkungannya.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran bapak/ibu dosen dan adik-adik mahasiswa UNJA. Masalah anak susah lepas dari HP ini memang keluhan hampir semua orang tua di sini. Lewat pelatihan ini, para ibu sekarang tahu cara membatasi jam pakai HP anak langsung dari ponselnya sendiri secara mendidik,” ungkap Ismail.
Menutup rangkaian kegiatan, kedua belah pihak berharap kolaborasi yang terbangun tidak berhenti sebatas seremonial pelatihan semata. Melalui penandatanganan kerja sama (Implementation of Agreement), kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat RT 03 Kelurahan Wijaya Pura diharapkan terus terjalin erat dan berkesinambungan.(ADR)












