DRADIO.ID – APA BENAR? Ternyata lawan kata kapital itu adalah kapitil, loh! Banyak netizen yang berpikir kalau ‘kapitil’ awalnya salah ketik, karena dianggap asing dipendengaran mereka. Namun, semenjak awal tahun 2026, kata kapitil sudah masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa indonesia (KBBI) daring. Sejak kemunculan kapitil, netizen berbondong-bondong membahasnya di jagat media sosial, ada yang tertawa, tidak menyangka, bahkan mengapresiasi bahasa Indonesia yang semakin bervariasi.
Kalau pengertian kapital dalam KBBI VI adalah huruf yang berukuran lebih besar dari huruf lain (ABCD…). Sedangkan kapitil menurut KBBI VI merupakan huruf yang berukuran kecil (abcd…), dan termasuk dalam label ‘cak’ yang berarti cakapan merujuk ragam bahasa informal atau lebih tepatnya cocok digunakan saat percakapan santai, juga sehari-hari.
Lalu, kenapa bisa terpikirkan kata kapitil sebagai lawan kata kapital? Nah, ternyata dalam pernyataan Dewi Puspita selaku Kepala Redaksi KBBI dari Badan Bahasa mengatakan bahwa kata ini sudah lama beredar di kalangan internal Badan Bahasa sebagai bahan candaan untuk menyebut huruf non-kapital. Hal ini sama seperti kata ‘ngakak’ menjadi ‘ngikik’ dalam obrolan lucu sehari-hari.
Karena terlalu sering dijadikan bahan candaan, Cut Ida Agustina si editor dari Balai Bahasa Aceh mengusulkan untuk meresmikan kata kapitil pada bulan Oktober 2024. Usulan ini pun diterima dan kemudian dievaluasi apakah diterima atau tidak. Hingga satu tahun kemudian, jelasnya pada 29 Oktober 2025 ‘kapitil’ resmi menjadi bagian KBBI VI.
Bukan secara asal tim penyusun KBBI meresmikannya. Menurut Ganjar Harimansyah, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPP Bahasa), setiap kata baru yang masuk ke KBBI harus melalui seleksi yang sangat ketat meliputi pemeriksaan istilah dari berbagai sumber, penerimaan kata terhadap masyarakat, penentuan label jenis penggunaan, dan terakhir pengecekan ulang oleh redaksi.
FYI, kata kapitil menjadi kata paling populer yang dicari oleh pengguna KBBI online di awal 2026. Dalam minggu pertama setelah penetapannya, kata ini telah dicari sebanyak 6.440 kali, dan langsung masuk dalam kategori Terpopuler (Hari Ini), Terpopuler (Minggu Ini), Terpopuler (Tahun Ini), dan Terpopuler (Bulan Ini). Pencarian ini disebabkan pula oleh netizen dari berbagai media sosial yang kepo dengan kata baru.
Kebetulan di generasi Z rata-rata banyak yang suka mengetik huruf awal tanpa kapital, dan tidak jarang pula dinyinyir oleh generasi atas ataupun sesama GenZ yang masih menggunakan format mengetik awalan kapital. Tenang, kalian tinggal jawab gini aja “ini kapitil, sudah ada di kamus kbbi, izinnn”.(QKA)
