no na Rilis Single Baru ‘honk!’, Angkat Fenomena “Om Telolet Om” dan Perkuat Identitas Indonesia di Kancah Global

no na Rilis Single Baru 'honk!' (Sumber Gambar Youtube @no na)

DRADIO.ID – Grup vokal perempuan Indonesia no na resmi membuka era musik terbaru mereka dengan merilis single berjudul “honk!” pada Jumat, 31 Juli 2026. Lagu ini menjadi karya terbaru dari kuartet yang beranggotakan Christy, Esther, Baila, dan Shaz, sekaligus menandai langkah lanjutan mereka sebagai grup yang berada di bawah naungan 88rising, label musik yang dikenal membawa talenta Asia ke panggung internasional.

Dalam single “honk!”, no na kembali mengusung identitas Indonesia sebagai benang merah karya mereka. Lagu tersebut memadukan musik pop yang enerjik dengan sentuhan budaya lokal, menghadirkan nuansa yang segar sekaligus mudah diterima oleh pendengar dari berbagai negara.

Inspirasi utama lagu ini berasal dari fenomena viral “Om Telolet Om” yang sempat menghebohkan dunia pada 2016. Saat itu, suara klakson unik bus Indonesia menjadi tren global setelah banyak anak-anak meminta sopir bus membunyikan klakson dengan meneriakkan “Om Telolet Om”. Fenomena tersebut bahkan menarik perhatian sejumlah musisi internasional dan menjadi perbincangan luas di media sosial.

Melalui “honk!”, no na menghidupkan kembali semangat fenomena tersebut dalam kemasan musik pop modern. Lagu ini tidak hanya mengandalkan irama yang ceria, tetapi juga menghadirkan unsur nostalgia yang dekat dengan masyarakat Indonesia, sekaligus memperkenalkannya kepada pendengar internasional.

Bersamaan dengan perilisan singel, no na juga merilis video musik resmi “honk!” yang dipenuhi visual penuh warna dengan nuansa Y2K. Konsep tersebut memperkuat karakter lagu yang ringan, ceria, dan penuh energi, sekaligus mengikuti tren estetika yang kembali populer di kalangan generasi muda.

Dalam video musiknya, keempat anggota no na tampil menaiki sebuah bus dengan pelat bertuliskan “NO NA”. Mereka digambarkan menikmati perjalanan keliling kota, bersantai di warung, hingga menari di depan angkutan kota atau angkot. Berbagai elemen khas Indonesia ditampilkan secara natural sebagai bagian dari cerita visual lagu tersebut.

Tidak hanya dari sisi visual, lirik “honk!” juga dipenuhi referensi budaya Indonesia. Salah satunya adalah penyebutan frasa “Sabang Merauke”, yang melambangkan keberagaman Nusantara. Penggunaan referensi lokal tersebut semakin mempertegas identitas no na sebagai grup yang ingin membawa budaya Indonesia ke pasar musik global.

Sebelum dirilis secara resmi, teaser “honk!” telah lebih dulu membangkitkan antusiasme para penggemar. Kemunculan suara khas “Om Telolet Om” dalam cuplikan singkat tersebut memicu berbagai spekulasi mengenai konsep lagu. Banyak penggemar menduga no na akan kembali mengangkat unsur budaya Indonesia dalam karya terbaru mereka.

Prediksi tersebut akhirnya terbukti setelah lagu dirilis. “honk!” menjadi kelanjutan dari konsistensi no na dalam menggabungkan musik pop modern dengan identitas lokal. Strategi tersebut dinilai menjadi salah satu ciri khas yang membedakan mereka dari banyak grup pop pendatang baru di industri musik internasional.

Sejak bergabung dengan 88rising, no na memang diarahkan untuk memperkenalkan wajah baru musik pop Indonesia kepada dunia. Label tersebut sebelumnya sukses mengorbitkan sejumlah musisi Asia yang mampu menembus pasar global melalui perpaduan identitas budaya dengan musik kontemporer.

Perilisan “honk!” juga mendapat sambutan positif di berbagai platform digital. Banyak penggemar memuji keberanian no na mengangkat budaya Indonesia dalam konsep musik yang modern, sementara potongan video dan koreografi lagu tersebut mulai ramai dibagikan di media sosial dan berpotensi menjadi tren baru di kalangan pengguna platform video pendek.

Dengan hadirnya “honk!”, no na semakin menegaskan komitmen mereka untuk menjadikan budaya Indonesia sebagai bagian penting dari identitas musikal mereka. Melalui perpaduan melodi pop yang enerjik, visual kreatif, serta berbagai referensi budaya Nusantara, no na berharap dapat memperluas jangkauan musik Indonesia di tingkat internasional sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Tanah Air kepada audiens global.(ADR)