DRADIO.ID – Jambi , 01 Agustus 2025 Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi mencatat, jumlah pengangguran di wilayah tersebut mencapai 84.500 jiwa, atau sekitar 7,6 persen dari total penduduk. Data ini berdasarkan laporan terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025.
Kepala Disnakertrans Provinsi Jambi, Akhmad Bestari ketika di temui beberapa waktu lalu menjelaskan bahwa pemerintah terus mengintensifkan berbagai langkah untuk menekan angka pengangguran tersebut, salah satunya melalui kegiatan bursa kerja (job fair) yang rutin digelar di kabupaten/kota, terutama di Kota Jambi.
“Bursa kerja menjadi salah satu solusi jangka pendek yang efektif. Kota Jambi secara rutin melaksanakan kegiatan ini bekerja sama dengan berbagai perusahaan,” ujar Bestari.
Selain itu, pemerintah juga telah mengembangkan platform digital yang terhubung langsung dengan dunia usaha dan memuat informasi kebutuhan tenaga kerja dari berbagai perusahaan. Aplikasi ini telah lama dioperasikan dan terus diperbaharui guna mempermudah masyarakat dalam mencari pekerjaan yang sesuai.
Berdasarkan data BPS, jumlah angkatan kerja di Provinsi Jambi tahun ini mencapai sekitar 1,8 juta jiwa, dengan rentang usia produktif antara 18 hingga 45 tahun. Dari jumlah tersebut, lebih dari 84 ribu jiwa masih menganggur.
Dalam upaya lanjutan, Pemprov Jambi berencana menggelar bursa kerja skala besar pada Oktober 2025, dengan melibatkan perusahaan lokal maupun internasional yang beroperasi di wilayah Jambi.
“Kami akan menyurati perusahaan untuk ikut serta, sekaligus menyusun kesepakatan teknis mengenai mekanisme rekrutmen,” jelas Bestari.
Ia menegaskan bahwa prioritas penyerapan tenaga kerja akan diberikan kepada masyarakat berdomisili di Jambi, kecuali untuk keahlian teknis tertentu yang memerlukan tenaga dari luar daerah.
Pemerintah juga akan bekerja sama dengan aparat keamanan untuk menjaga ketertiban selama pelaksanaan bursa kerja, serta menyiapkan lokasi strategis agar kegiatan berjalan efektif dan kondusif.
“Kami berharap kegiatan ini benar-benar bisa membantu masyarakat memperoleh pekerjaan dan secara bertahap menurunkan angka pengangguran di Jambi,” tutupnya. (ADR)












