DRADIO.ID – Aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat yang menuntut Pemerintah Provinsi Jambi segera menangani kabut asap akhirnya bubar.(08/10/2026)
Massa yang sebelumnya memadati kawasan Gedung DPRD Provinsi Jambi kini telah meninggalkan lokasi. Sebelumnya, aksi sempat memanas hingga aparat keamanan mengerahkan water cannon untuk membubarkan massa.
Dalam proses pembubaran dan pengamanan peserta aksi, sempat terjadi kericuhan. Sejumlah massa dilaporkan diamankan aparat.
Situasi juga sempat diwarnai dugaan kekerasan saat proses penangkapan terhadap beberapa peserta aksi. Selain itu, aparat dilaporkan sempat menggunakan gas air mata untuk mengendalikan situasi.
Pasca massa membubarkan diri, sejumlah personel kepolisian masih berjaga di sekitar lokasi Gedung DPRD Provinsi Jambi.
Penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan massa kembali berkumpul maupun terjadinya gangguan keamanan lanjutan.
Sebelumnya, sekitar 200 mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Aksi Peduli Kabut Asap menggelar demonstrasi. Mereka mendesak Pemprov Jambi segera mengambil langkah konkret menangani kabut asap dan karhutla.
Hingga berita ini ditulis, kondisi di lokasi telah berangsur kondusif. Namun, aparat kepolisian masih melakukan pengamanan di sekitar kawasan Gedung DPRD Provinsi Jambi.
Belum diketahui secara pasti jumlah peserta aksi yang diamankan maupun kondisi mereka setelah proses pengamanan.(ADR)












